Akbar Gavari Awinda lahir di Muara Punjung pada 15 April 1993. Ia merupakan putra dari Awaluddin, seorang pegawai negeri sipil di Kementerian Agama Kota Jambi, dan Ida Rubianti, seorang ibu rumah tangga. Sebagai anak yang tumbuh dalam lingkungan keluarga yang religius dan penuh dedikasi terhadap dunia pendidikan dan kemasyarakatan, Akbar sejak kecil telah menunjukkan ketertarikan yang besar terhadap ilmu hukum dan tata negara.
Akbar menempuh pendidikan dasar dan menengahnya di Jambi sebelum melanjutkan studi di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Thaha Saifuddin Jambi dengan mengambil jurusan Perbandingan Mazhab dan Hukum. Setelah meraih gelar sarjana (S.Sy.), ia melanjutkan pendidikan pascasarjana di Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta, mengambil program studi Hukum Tata Negara dan meraih gelar Magister Hukum (M.H.).
Selama masa studinya, Akbar aktif dalam berbagai organisasi kemahasiswaan dan sosial. Ia pernah menjabat sebagai Kepala Bidang P3P di Komisariat Syariah Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), serta menjadi Ketua Umum Gemapala FS. Selepas kuliah, keterlibatannya dalam organisasi semakin luas. Ia menjadi anggota KAHMI Kota Jambi, aktif di Nahdlatul Ulama (NU) Kota Jambi, serta dipercaya sebagai Sekretaris MUI Kecamatan Danau Sipin.
Minat dan dedikasi Akbar terhadap dunia kepemiluan mulai terlihat sejak tahun 2018 ketika ia bergabung sebagai anggota Panitia PEMILU Kecamatan (PPK) Danau Sipin. Perannya dalam pengawasan pemilu semakin berkembang ketika ia dipercaya menjadi Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Danau Sipin pada tahun 2020 dan kembali bertugas pada tahun 2022. Kepercayaan atas kompetensinya membawanya ke jenjang yang lebih tinggi, hingga akhirnya ia terpilih sebagai Koordinator Divisi SDM, Organisasi, dan Pelatihan di Bawaslu Kota Jambi untuk periode 2023–2024.
Di balik kesibukannya, Akbar adalah seorang suami dan ayah bagi dua putra yang selalu menjadi penyemangatnya dalam menjalankan tugas dan amanah. Baginya, pengawasan pemilu bukan sekadar tugas, tetapi juga bentuk pengabdian dalam menjaga demokrasi yang sehat dan berintegritas. Dengan pengalaman dan komitmennya yang kuat, ia terus berupaya memastikan setiap tahapan pemilu berjalan dengan prinsip kejujuran, keadilan, serta transparansi demi terwujudnya pemilu yang bermartabat bagi masyarakat Jambi.