Lompat ke isi utama

Berita

Sosialisasi di MAN 2, Bawaslu Kota Jambi Tanamkan Nilai Demokrasi Sejak Dini

Kordiv Pencegahan, Parmas dan Humas Bawaslu Kota Jambi, Alamsah menyampaikan materi sosialsiasi kepada siswa baru MAN 2 Kota Jambi, Kamis (10/7/2025)

Kordiv Pencegahan, Parmas dan Humas Bawaslu Kota Jambi, Alamsah menyampaikan materi sosialsiasi kepada siswa baru MAN 2 Kota Jambi, Kamis (10/7/2025)

Kota Jambi — Bawaslu Kota Jambi terus memperkuat pendidikan politik dan demokrasi kepada pemilih pemula. Kali ini, melalui kegiatan sosialisasi pengawasan partisipatif kepada siswa baru Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Jambi, Kamis (10/7/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian pendidikan pengawas partisipatif yang sebelumnya telah diluncurkan oleh Anggota Bawaslu RI, Lolly Suhenty, di Sumatera Utara.

Dalam sosialisasi tersebut, Kordiv Pencegahan, Parmas dan Humas Bawaslu Kota Jambi, Alamsah, menyampaikan pentingnya peran generasi muda dalam memastikan proses pemilu yang jujur dan adil. Ia menekankan bahwa pemilih pemula bukan hanya sekadar datang ke TPS dan mencoblos, namun juga harus terlibat aktif dalam mengawasi jalannya pemilu.

"Pemilih jangan sekadar memberikan hak suaranya di bilik suara. Lebih dari itu, pemilih harus menjadi subjek dalam pemilu dengan melibatkan diri dalam proses pengawasan untuk memastikan suara yang diberikan tersalurkan secara konstitusional," tegas Alamsah di hadapan para siswa.

Alamsah juga mengingatkan bahaya praktik politik uang dan hoaks yang bisa merusak kualitas demokrasi. Ia mengajak siswa untuk berani menolak dan melaporkan jika menemukan pelanggaran pemilu.

"2029 nanti, adik-adik inilah generasi penerus yang akan menentukan calon pemimpin untuk lima tahun mendatang. Kalau kita anti politik uang, anti hoaks, maka pemimpin yang terpilih nanti benar-benar memiliki kapasitas dan integritas," ujarnya.

Menurutnya, partisipasi aktif pemilih muda menjadi kunci penting dalam menciptakan pemilu yang berintegritas. Ia juga mengajak siswa untuk tidak takut melapor jika menemukan praktik kecurangan saat pemungutan suara.

"Kami mengajak, kalau nanti menemukan ada orang yang mencoba menyogok dengan uang atau bentuk lainnya, segera laporkan ke Bawaslu. Jangan diam saja, karena itu bagian dari pengkhianatan terhadap demokrasi," tutup Alamsah.

Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kota Jambi berharap kesadaran politik dan pengawasan partisipatif dapat tumbuh sejak dini, sehingga menciptakan pemilih yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab pada pemilu 2029 mendatang.

Foto dan Editor : Adry Hermawan

Penulis               : Danang Noprianto