Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kota Jambi Ikuti Rapat Teknis dan Kick Off Pendidikan Pengawasan Partisipatif 2025

live Youtube

Jakarta — Badan Pengawas Pemilu Republik Indonesia (Bawaslu RI) menggelar Rapat Kerja Teknis Penyusunan Kebijakan Pengawasan serta Kick Off Pendidikan Pengawasan Partisipatif (P2P) pada Kamis, 23 Oktober 2025 pukul 20.00 WIB.
Kegiatan yang diselenggarakan di Jakarta ini diikuti oleh perwakilan Bawaslu Provinsi ,  yang hadir secara daring dan luring.

Partisipasi Bawaslu Kota Jambi dalam kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen lembaga untuk terus memperkuat kapasitas dan memperdalam pemahaman mengenai pentingnya pengawasan partisipatif sebagai pilar utama demokrasi yang sehat dan berintegritas.

Acara yang berlangsung dengan penuh semangat ini menghadirkan jajaran pejabat tinggi Bawaslu RI, antara lain Kepala Pusdiklat Bawaslu RI Roy N. Siagian, Kepala Biro Fasilitasi Pengawasan Pemilu Eliazar Barus, serta Kepala Biro Fasilitasi Penyelesaian Sengketa Pemilu Harry Murti Wicaksono.
Turut hadir pula beberapa Anggota Bawaslu Provinsi se-Indonesia dan Ketua Perisai Demokrasi Bangsa, M. Riksa Hasballah, yang berperan aktif dalam mendorong kolaborasi jejaring pendidikan pengawasan partisipatif di seluruh daerah.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Bawaslu RI, Loly Suhenty, yang dalam sambutannya mengajak seluruh jajaran pengawas pemilu untuk terus berani berinovasi dan berpikir terbuka dalam melaksanakan tugas-tugas pengawasan.

“Salah satu konsekuensi dari kreativitas, selain cara berpikir kita harus terbuka, adalah keberanian untuk menantang diri sendiri. Kalau kita ingin Bawaslu maju dalam melakukan upaya pengawasan partisipatif—maju karena kreativitasnya, maju karena adanya berbagai inovasinya—maka salah satu yang kita lakukan adalah berani menantang diri sendiri,” tutur Loly Suhenty dengan penuh inspirasi.

Setelah sambutan pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Bawaslu RI dan Perisai Demokrasi Bangsa sebagai simbol komitmen bersama untuk memperkuat peran masyarakat sebagai mitra strategis pengawasan pemilu yang independen, inklusif, dan berintegritas.

Bagi Bawaslu Kota Jambi, kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperluas wawasan serta memperkokoh semangat kolaborasi dengan masyarakat. Melalui Pendidikan Pengawasan Partisipatif (P2P), Bawaslu mendorong terbentuknya agen-agen demokrasi dari berbagai kalangan—pelajar, mahasiswa, tokoh masyarakat, hingga komunitas digital—yang mampu berperan aktif dalam menjaga kemurnian suara rakyat.

Di era digital dan keterbukaan informasi saat ini, keterlibatan publik menjadi sangat vital untuk mencegah pelanggaran, disinformasi, serta praktik politik uang yang dapat mengganggu integritas pemilu.
Bawaslu Kota Jambi menilai, pendidikan pengawasan partisipatif bukan sekadar program, tetapi gerakan moral dan sosial untuk membangun kesadaran bersama akan pentingnya mengawasi pemilu secara aktif, terbuka, dan bertanggung jawab.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, Bawaslu Kota Jambi berharap semangat partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu terus tumbuh dan mengakar di seluruh lapisan masyarakat, demi mewujudkan pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas sebagai wujud nyata penguatan demokrasi di Indonesia.

Penulis : Adry Hermawan

Editor    : Danang Noprianto

Foto       : Agus Setiawan