Bawaslu Kota Jambi Hadiri Peresmian Perpustakaan dan Ruang Pertemuan di Gedung Bawaslu RI
|
Jakarta, Ketua Bawaslu Kota Jambi, Johan Wahyudi, S.H.I., dan Koordinator Divisi SDMO dan Pelatihan, Akbar Gafari Awinda, S.Sy., M.H., turut menghadiri Peresmian Perpustakaan dan Ruang Pertemuan di Gedung Bawaslu RI, 30 Januari 2025.
Acara ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kapasitas kelembagaan Bawaslu, khususnya dalam meningkatkan literasi kepemiluan dan efektivitas koordinasi antar jajaran pengawas pemilu.
Perpustakaan yang diresmikan diharapkan menjadi pusat informasi dan referensi bagi jajaran pengawas pemilu, akademisi, serta masyarakat yang ingin memahami lebih dalam tentang demokrasi dan sistem pengawasan pemilu di Indonesia. Selain itu, ruang pertemuan yang baru diresmikan akan menjadi fasilitas penting dalam mendukung berbagai diskusi strategis, koordinasi kelembagaan, serta peningkatan kapasitas pengawasan pemilu di tingkat nasional maupun daerah.
“Perpustakaan ini bukan hanya tempat menyimpan buku, tetapi menjadi simbol komitmen Bawaslu dalam memperkuat literasi dan integritas pengawasan pemilu di Indonesia,” ujar Johan Wahyudi.
“Kami berharap, keberadaannya dapat dimanfaatkan oleh seluruh jajaran Bawaslu, khususnya dalam memperdalam pengetahuan dan wawasan kepemiluan.” tambahnya.
Sementara itu, Akbar Gafari Awinda menekankan pentingnya kolaborasi dan pembelajaran berkelanjutan di lingkungan Bawaslu.
“Ruang pertemuan yang diresmikan ini akan menjadi wadah penting untuk berbagi pengetahuan, berdiskusi, dan memperkuat koordinasi antar daerah. Dengan fasilitas ini, kami bisa lebih efektif dalam menyiapkan SDM pengawas pemilu yang profesional dan berintegritas,” ungkapnya.
Peresmian ini dihadiri oleh berbagai perwakilan Bawaslu dari seluruh daerah, menandakan pentingnya penguatan kelembagaan dalam menghadapi tantangan kepemiluan di masa depan.
Dengan adanya perpustakaan dan ruang pertemuan yang baru, diharapkan Bawaslu semakin solid dalam mengawal proses demokrasi di Indonesia, khususnya dalam meningkatkan transparansi dan efektivitas pengawasan pemilu.
Penulis dan Foto: Adry Hermawan
Editor: Agus Setiawan