Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kota Jambi Audiensi ke Kejaksaan Negeri Jambi: Perkuat Sinergi Pengawasan dan Penegakan Hukum Pemilu

Audiensi Bawaslu Kota Jambi ke Kejaksaan Negeri Jambi

Ketua Bawaslu Kota Jambi Alamsah bersama jajaran pimpinan Bawaslu Kota Jambi ; Hazairin, Sinta Febria Ningsih, Akbar Gafari Awinda dan staf melakukan audiensi ke Kejaksaan Negeri Jambi. Disambut langsung oleh Kepala Kejari Jambi, Abdi Reza Fahlewi Junus,pada  pertemuan tanggal 3 September 2025

Kota Jambi - Dalam upaya memperkuat penegakan hukum Pemilu yang profesional dan berkeadilan, Bawaslu Kota Jambi melakukan audiensi strategis dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Jambi, Rabu (3/9/2025).

Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk mengevaluasi pelaksanaan Pemilu dan memperkuat sinergi antarlembaga dalam wadah Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu).

Rombongan Bawaslu Kota Jambi dipimpin langsung oleh Ketua Bawaslu Kota Jambi, Alamsah, bersama anggota Hazairin (Divisi Pencegahan, Parmas, dan Humas), Sinta Febria Ningsih (Divisi Penanganan Pelanggaran dan Datin), serta Akbar Gafari Awinda (Divisi SDMO dan Pelatihan). Kunjungan diterima oleh Kajari Jambi, Abdi Reza Fahlewi Junus, beserta jajaran jaksa yang tergabung dalam Tim Gakkumdu.

Dalam pertemuan tersebut, kedua lembaga melakukan refleksi atas dinamika pelaksanaan Pemilu 2024 serta membahas langkah konkret menghadapi tahapan Pilkada serentak mendatang.

Diskusi berlangsung terbuka, menyoroti pentingnya konsistensi koordinasi, kesamaan persepsi hukum, dan peningkatan kapasitas aparat penegak hukum pemilu.

“Bawaslu tidak bisa bekerja sendiri. Sinergi dengan Kejaksaan dan Kepolisian dalam Gakkumdu menjadi kunci memastikan setiap dugaan pelanggaran Pemilu ditangani secara profesional, transparan, dan adil,” tegas Alamsah.

Ia menambahkan, penguatan kerja sama bukan hanya soal penindakan, tetapi juga bagian dari strategi pencegahan pelanggaran melalui komunikasi yang intensif dan berbasis data yang valid.

Sementara itu, Kajari Jambi, Abdi Reza Fahlewi Junus, mengapresiasi inisiatif Bawaslu untuk memperkuat koordinasi lintas lembaga. 

Menurutnya, keberhasilan demokrasi tidak hanya diukur dari tahapan pemungutan suara, tetapi dari sejauh mana penegakan hukum pemilu dapat berjalan tanpa intervensi dan sesuai prinsip keadilan.

“Kejaksaan siap mendukung langkah Bawaslu dalam memperkuat fungsi pengawasan dan penegakan hukum. Kolaborasi di Sentra Gakkumdu adalah fondasi agar setiap proses penanganan pelanggaran berjalan objektif dan tuntas,” ujarnya.

Dalam sesi diskusi, Hazairin menyoroti pentingnya keseimbangan antara pencegahan dan penindakan. “Pencegahan yang efektif akan menekan jumlah pelanggaran. Tapi ketika pelanggaran terjadi, penegakan hukum harus cepat, tegas, dan transparan,” ungkapnya.

Senada, Sinta Febria Ningsih menegaskan perlunya sinkronisasi data dan komunikasi digital antar-lembaga dalam menangani laporan pelanggaran. “Basis data yang kuat akan meminimalisir perbedaan persepsi dalam proses penanganan kasus,” katanya.

Sementara itu, Akbar Gafari Awinda menekankan pentingnya penguatan kapasitas sumber daya manusia pengawas dan aparat penegak hukum pemilu. “SDM yang kompeten dan terlatih adalah kunci utama agar pengawasan dan penegakan hukum pemilu berjalan profesional dan kredibel,” ujarnya.

Sebagai bentuk apresiasi atas kerja sama dalam penegakan hukum Pemilu 2024, Bawaslu Kota Jambi menyerahkan plakat dan piagam penghargaan kepada Tim Gakkumdu Kejaksaan Negeri Jambi. Namun, penyerahan ini bukan sekadar simbol, melainkan penegasan atas komitmen bersama menjaga integritas proses demokrasi.

Alamsah menegaskan bahwa audiensi ini bukan kegiatan seremonial, melainkan bagian dari penguatan strategi kelembagaan menuju Pilkada 2025. “Kita ingin memastikan bahwa koordinasi di tingkat Gakkumdu tidak hanya terjadi saat penanganan kasus, tapi juga dalam membangun sistem pengawasan dan pencegahan yang lebih responsif,” ujarnya.

Melalui sinergi yang solid dengan Kejaksaan Negeri Jambi, Bawaslu Kota Jambi berkomitmen memastikan setiap tahapan Pemilu dan Pilkada mendatang berjalan dengan akuntabilitas, transparansi, dan keadilan, demi menjaga kepercayaan publik terhadap demokrasi di daerah.

Penulis dan Foto : Adry Hermawan

Editor                    : Danang Novrianto